Menata Hati Agar Bahagia Bisa Diraih
Hati sering mengalami berbagai gelombang perasaan. Kadang merasa damai, tetapi ada kalanya kebimbangan datang. Ujian hidup yang bertubi-tubi bisa menimbulkan kemarahan dan perasaan tidak adil, sehingga mengganggu ketenangan jiwa.
Allah berfirman dalam Al-Qur'an: "Dan bersabarlah, sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar." (QS. Al-Anfal: 46)
Iri juga sering muncul saat melihat orang lain berhasil dalam usahanya. Mereka memiliki kehidupan yang lebih baik, sementara diri sendiri masih berjuang. Perasaan iri ini dapat menyulut bara di dalam hati, yang jika dibiarkan, bisa berkembang menjadi dengki. Hal ini dapat membuat hati semakin letih dan jauh dari ketenangan.
Allah mengingatkan dalam firman-Nya: "Dan janganlah kamu iri hati terhadap karunia yang telah dilebihkan Allah kepada sebagian kamu atas sebagian yang lain." (QS. An-Nisa: 32)
Selain itu, prasangka buruk atau su’udzon juga sering muncul tanpa disadari. Keberhasilan orang lain kadang dianggap bukan karena kerja keras, melainkan karena faktor keberpihakan nasib. Padahal, takdir Ilahi selalu adil dan penuh hikmah.
Allah berfirman: "Hai orang-orang yang beriman, jauhilah kebanyakan dari prasangka, sesungguhnya sebagian prasangka itu adalah dosa..." (QS. Al-Hujurat: 12)
Untuk mengatasi perasaan ini, penting untuk membersihkan hati. Jika amarah datang, mengingat Allah dan menyebut nama-Nya dapat menenangkan diri. Jika iri mulai mengganggu, mendoakan orang lain agar semakin sukses adalah cara terbaik untuk menghilangkannya. Jika dengki mulai bersemayam, mensyukuri apa yang sudah dimiliki bisa menjadi solusi. Dan jika prasangka buruk muncul, mengembalikan hati kepada Allah adalah langkah yang tepat.
Hati yang bersih akan membawa ketenangan dan kedamaian. Jiwa yang tenang akan menjadi tempat bagi cinta dan kasih sayang. Dengan belajar ridha dan ikhlas, kehidupan akan terasa lebih ringan dan penuh kebahagiaan.
Allah berfirman: "(yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah hati menjadi tenteram." (QS. Ar-Ra'd: 28)
-----------------------------------------------
🖊️🦋 asma_dzatun_nithaqaini

Komentar
Posting Komentar