Selalu ada Cahaya Selama Tak Menyerah.



Malam itu, aku menatap langit yang dipenuhi bintang. Angin sepoi-sepoi menyentuh wajahku, membawa ketenangan di tengah kegelisahan yang menguasai hati. Aku merenungi perjalanan hidup yang penuh dengan jatuh bangun. Keinginan untuk menjadi lebih baik selalu ada, namun langkahku sering terhenti oleh kesalahan yang terus berulang.

Saat itu, aku merasa begitu jauh dari Tuhan. Seolah ada sekat tak kasatmata yang menghalangi diriku dari rahmat-Nya. Namun, di antara semua kegelapan itu, secercah harapan masih ada. Aku tahu, selama aku mau melangkah, ada jalan yang bisa kutempuh untuk kembali kepada-Nya.

Aku memutuskan untuk mencari ketenangan dalam doa. Dalam sujud yang panjang, aku memohon, "Ya Rabb, bimbinglah aku. Jangan biarkan aku tersesat terlalu jauh. Dekaplah aku dalam kasih-Mu."

Hari demi hari, aku mulai mencoba merubah diri. Aku memperbaiki kebiasaanku, mengganti waktu yang terbuang dengan hal-hal yang lebih bermanfaat. Godaan masih ada, namun kali ini aku lebih kuat. Aku menyadari bahwa setiap manusia pernah jatuh, namun yang terpenting adalah kemauan untuk bangkit.

Rahmat-Nya begitu luas, seperti cahaya yang menerangi jalan gelap. Aku mulai memahami bahwa Allah tidak pernah meninggalkan hamba-Nya, hanya kitalah yang sering menjauh tanpa sadar. Kini, aku melangkah dengan lebih yakin. Setiap hari adalah kesempatan baru untuk menjadi lebih baik, dan aku tidak akan menyia-nyiakannya lagi.


-----------------------------------------------

🖊️🦋 asma_dzatun_nithaqaini

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Allah Baik, Allah Maha Baik

Ampunan Jawaban-Mu.

Menanti Sang Buah Hati